Perilaku Belanja Online Mahasiswa: Hubungan antara Limit PayLater, Kepemilikan Akun E-Commerce, dan Pengelolaan Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.66249/confluence.v1i2.47Keywords:
PayLater, e-commerce, online shopping frequency, financial management, studentsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara limit PayLater dan kepemilikan akun e-commerce dengan frekuensi belanja online mahasiswa, serta keterkaitannya dengan pengelolaan keuangan pribadi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital di kalangan mahasiswa, yang berpotensi memengaruhi perilaku konsumsi dan pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan uji korelasi Spearman Rank, karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara limit PayLater dengan frekuensi belanja online (ρ = 0,230; p = 0,138) maupun antara jumlah akun e-commerce dengan frekuensi belanja online (ρ = 0,133; p = 0,395). Temuan ini menunjukkan bahwa besarnya limit PayLater dan banyaknya akun e-commerce tidak secara langsung memengaruhi intensitas belanja mahasiswa. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain, seperti kontrol diri dan kemampuan pengelolaan keuangan pribadi, kemungkinan berperan lebih besar dalam membentuk perilaku konsumtif mahasiswa di era digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mutawaqil Bilah Tumanggor, Oki Prayogi, Oppie Meisya Tanjung (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






