Peningkatan Pengetahuan Peternak melalui Edukasi Biosekuriti pada Usaha Pemeliharaan Kambing dan Domba di Desa Mekar Sari

Authors

DOI:

https://doi.org/10.66249/mdpi.v1i2.87

Keywords:

biosekuriti, kambing dan domba, kesehatan ternak, peternakan rakyat, pengabdian masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapan peternak dalam menerapkan biosekuriti pada usaha pemeliharaan kambing dan domba di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui observasi lapangan, penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi sederhana, dan praktik lapangan. Materi disusun berdasarkan tiga pilar biosekuriti, yaitu isolasi ternak, pengendalian lalu lintas orang/hewan/peralatan, serta sanitasi dan desinfeksi, yang diterjemahkan ke dalam langkah-langkah praktis sesuai kondisi peternakan rakyat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pencegahan penyakit, meningkatnya kesadaran untuk menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak, serta munculnya komitmen awal untuk menerapkan tindakan biosekuriti dalam aktivitas pemeliharaan sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan penguatan kapasitas peternak dalam pencegahan penyakit sehingga diharapkan dapat mendukung produktivitas ternak, menekan risiko kerugian, dan mendorong keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

References

Abdurrahman, F., Prasetyo, D., Amri, I. A., Subekti, C. A., & Noviana, N. F. (2026). Edukasi biosekuriti dan biosafety pada peternak untuk pencegahan PMK di Kabupaten Lombok Tengah berbasis teknologi tepat guna. I-Com: Indonesian Community Journal, 6(1), 95–105.

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Djati, M. S., Kuswati, K., Susilorini, T. E., Septian, W. A., & Wahyuni, R. D. (2023). Penguatan sistem biosecurity pasca penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada peternakan sapi pedaging di Pesantren Al Fatih Kabupaten Pamekasan. Journal of Innovation and Applied Technology, 9(2), 62–69.

Gaina, C. D., Amalo, F. A., Loe, F. R., Semarabawa, I. G., & Joesoef, J. A. (2022). Edukasi kesehatan ternak berdasarkan prinsip kesejahteraan hewan untuk mencegah wabah penyakit African Swine Fever dan Penyakit Mulut dan Kuku. Jurnal Media Tropika, 2(2), 68–74.

Gaina, C. D., Amalo, F. A., Loe, F. R., Semarabawa, I. G., & Joesoef, J. A. (2024). Pendekatan komprehensif manajemen kesehatan ternak babi bagi peternak melalui program pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana, 39–45.

Gaina, C. D., Tangkonda, E., Amalo, F. A., & Loe, F. R. (2025). Pemberdayaan kelompok perempuan peternak babi melalui penerapan biosekuriti peternakan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana, 120–126.

Hasibuan, S. P. B., Trisnawati, T., Safridhal, S., & Riandi, L. V. (2024). Kasus Orf pada kambing di Kabupaten Nagan Raya tahun 2023: Analisis epidemiologi dan upaya pengendalian. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 10(1).

Hasibuan, S. P. B., Trisnawati, T., Safridhal, S., & Riandi, L. V. (2025). Kasus scabies pada kambing di Kabupaten Nagan Raya tahun 2024: Analisis epidemiologi dan upaya pengendalian. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 11(1).

Luju, M. T., Bollyn, Y. M. F., Utama, W. G., Rinca, K. F., Nugraha, E. Y., & Tukan, H. D. (2022). Edukasi masyarakat peternak menyikapi potensi ASF gelombang ke-2 di Kab. Manggarai Barat, NTT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan, 7(2).

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the health belief model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

Saedi, M. R., & Firhamsyah, I. (2025). Manajemen kesehatan ruminansia holistik: Integrasi sinergis biosekuriti dan strategi antiparasit berbasis herbal di Teaching Farm Sandongan Lombok Barat. Integrated and Sustainable Animal Production Innovation, 2(2).

Siburian, F., & Ginting, T. T. M. (2024). Meningkatkan kesadaran peternak tentang biosekuriti: Kunci untuk kesehatan ayam kampung yang lebih baik di Namorambe. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(1), 2432–2438.

Sirat, M. M. P., Qisthon, A., Ermawati, R., Siswanto, S., Alfaruq, F. F., & Setio, S. (2025). Optimalisasi budidaya kambing melalui sosialisasi manajemen peternakan, penerapan biosekuriti tiga zona dan aplikasi bilik desinfeksi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 6(1), 35–50.

Suriansyah, S., Septaningsih, A. C., Qudratuddarsi, H., Indriyanti, N., Kasmiati, K., Nurman, N., & Rahmah, N. (2025). Peningkatan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi manajemen kesehatan ternak di Desa Tubo Tengah, Kabupaten Majene. Room of Civil Society Development, 4(3), 448–459.

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Juli, J. M. S., Parsaoran Silalahi, Hasan Sitorus, Untung Pardosi, & Pohan Panjaitan. (2026). Peningkatan Pengetahuan Peternak melalui Edukasi Biosekuriti pada Usaha Pemeliharaan Kambing dan Domba di Desa Mekar Sari. MARSIDIAPARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 184-196. https://doi.org/10.66249/mdpi.v1i2.87