Kebutuhan Pelatihan Hibah Riset Berbasis Analisis Audiens Dosen di Pendidikan Tinggi

Authors

  • Fanny Rizki Sembiring Universitas Tjut Nyak Dhien Author
  • Dila Handayani Universitas Tjut Nyak Dhien Author

DOI:

https://doi.org/10.66249/pnw7am83

Keywords:

Pelatihan hibah riset; Analisis audiens; Kebutuhan pelatihan; Pengembangan profesional dosen; Pendidikan tinggi

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan kebutuhan pelatihan hibah riset dosen dengan menggunakan pendekatan analisis audiens yang mempertimbangkan karakteristik demografis dan situasional. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan survei daring potong lintang kepada 49 dosen yang pernah mengikuti webinar atau kegiatan pengenalan hibah riset. Kuesioner memuat pertanyaan mengenai profil dosen, pengalaman pengajuan hibah, hambatan yang dirasakan, tingkat kepercayaan diri dalam menyusun proposal, serta preferensi terhadap materi, format, dan waktu pelatihan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan pelatihan hibah riset sebagai bentuk pengembangan profesional dosen yang dirancang secara eksplisit berdasarkan analisis audiens, bukan semata-mata program pelatihan yang bersifat umum. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan dosen tetap pada tahap karier awal hingga menengah dengan variasi pengalaman dalam pengajuan hibah. Kebutuhan pelatihan yang paling menonjol berkaitan dengan penyusunan RAB dan justifikasi biaya, penemuan gap dan kebaruan riset, serta perencanaan luaran penelitian. Dosen lebih menyukai pelatihan berbasis workshop 1–2 hari yang bersifat praktik dan dilaksanakan pada waktu pagi. Jawaban terbuka mengungkap hambatan tambahan berupa keterbatasan waktu karena beban kerja, kesulitan teknis penulisan proposal, dan kurangnya pendampingan intensif, sementara harapan utama adalah bimbingan langsung yang meningkatkan peluang pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan hibah riset perlu dirancang secara lebih terarah, praktis, dan selaras dengan kondisi nyata dosen, serta bahwa analisis audiens dapat menjadi dasar penting dalam merancang program pengembangan profesional di pendidikan tinggi.

References

Börner, K., Scrivner, O., Gallant, M., Ma, S., Liu, X., Chewning, K., Wu, L., & Evans, J. A. (2018). Skill discrepancies between research, education, and jobs reveal the critical need to supply soft skills for the data economy. Proceedings of the National Academy of Sciences, 115(50), 12630–12637. https://doi.org/10.1073/pnas.1804247115 (PNAS)

Czerniawski, G., MacPhail, A., & Guberman, A. (2017). The professional developmental needs of higher education-based teacher educators: An international comparative needs analysis. European Journal of Teacher Education, 40(1), 127–140. https://doi.org/10.1080/02619768.2016.1246528 (Taylor & Francis Online)

Fatima, S., & Sa’i, M. (2025). Strategi komunikasi dengan pendekatan audience-centered dalam meningkatkan efektivitas pesan pada Sharing Session Bingkis Ramadhan di Pamekasan, Madura. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1215–1228. https://doi.org/10.63822/bmx7ba23 (Indo Jurnal)

Hutchins, J. A. (2020). Tailoring scientific communications for audience and research narrative. Current Protocols in Essential Laboratory Techniques, 20(1), e40. https://doi.org/10.1002/cpet.40 (PubMed)

King-Kostelac, A., Gomez, E. A., Finucane, M. M., Gorton, S., Killian, J. L., Walker, K. G., Bush, J. K., & Smith, J. A. (2022). Sci/Comm Scholars: A facilitated peer-to-peer working group for integrating rhetorical and social scientific approaches for inclusive science communication. Frontiers in Environmental Science, 9, 787557. https://doi.org/10.3389/fenvs.2021.787557 (Frontiers)

Pratama, M. B., & Sa’i, M. (2025). Pentingnya menganalisa audiens berdasarkan demografi dan situasi. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(2), 59–64. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i2.1204 (Jurnal Unsultra)

Pribadi, B. A. (2016). Desain dan pengembangan program pelatihan berbasis kompetensi: Implementasi model ADDIE. Kencana. (Universitas Terbuka Repository)

Purwidiantoro, M. H., Agustin, T., Abdullah, R. W., & Rahmadi, M. L. (2024). Strategi MOOC untuk meningkatkan potensi bakat masyarakat dalam pendidikan ilmu komputer dengan ADDIE dan design thinking. Jurnal Ilmiah Informatika Global, 15(3), 87–94. https://doi.org/10.36982/jiig.v15i3.4742 (Ejournal UIGM)

Seijas, E. J., Muñoz Cadavid, M. A., & García Antelo, B. (2014). Las necesidades formativas del profesorado universitario: Un análisis desde el programa de formación docente de la Universidad de Santiago de Compostela. REDU: Revista de Docencia Universitaria, 12(4), 203–229. (PoliPapers)

Sihotang, H., Tinambunan, A., Siagian, M. V. S. E., Hutauruk, A. T., & Naibaho, P. R. E. (2025). Pelatihan strategi memahami audiens untuk Generasi Alpha. KAIZEN: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(2), 52–57. (Ejournal UST)

Subramanian, S., Hutchins, J. A., & Lundsteen, N. (2022). Bridging the gap: Increasing collaboration between research mentors and career development educators for PhD and postdoctoral training success. Molecular Biology of the Cell, 33(2), pe1. https://doi.org/10.1091/mbc.E21-07-0350 (PubMed)

Sulistiyono, T. P. (2025). Strategi kebijakan peningkatan kemanfaatan riset berbasis kebutuhan masyarakat, swasta, dan industri pada UIN Raden Mas Said Surakarta. Jurnal Ilmiah Gema Perencana, 4(1), 97–118. (ResearchGate)

Thompson, M. (2018). Moving away from anecdotal responses to questions faculty have concerning broader impacts. Authorea. https://doi.org/10.22541/au.152590900.00767534 (Authorea)

Tonks, A. J., & Williams, A. S. (2018). Identifying unmet training needs for postgraduate research students in the biomedical sciences through audit of examiners’ reports. International Journal of Doctoral Studies, 13, 169–191. https://doi.org/10.28945/4003 (informingscience.org)

Downloads

Published

2026-01-11

How to Cite

Sembiring, F. R., & Handayani, D. (2026). Kebutuhan Pelatihan Hibah Riset Berbasis Analisis Audiens Dosen di Pendidikan Tinggi. EDUKATALIS: Jurnal Pendidikan Kajian Multidisiplin, 1(1), 99-117. https://doi.org/10.66249/pnw7am83